dan saya terlahir di tgl 3 maret 1960 dibesarkan dikeluarga muslim
sejati yang mana di asuh oleh seorang nenek yang terlalu kolot dengan
agamais tidak boleh istirahat sedikitpun dari ajaran islam
dimana kala saya sdh menjelang remaja tdk boleh bergaul dengan pria terlalu dekat
nah pada waktu pubertas saya senang dengan pria yang ada serumah dengan saya yaitu yang mengurus
semua kebersihan kebun dan halaman rumah serta air dikamar mandi
rumah krn pada waktu itu air diambil oleh timba sumur dan laki lakilah
yang kuat untuk mengisi bak mandi dengan ukuran 4 x 6 m dan kamar madi
yang berukuran 6 x 6 m jadi luas nya kamar mandi jaman dulu itu
seukuran kamar tidur jaman sekarang
pria itu lah yang mengurus semuanya
awalnya saya cuek dan judes dengan pria kampung yang lugu lalu
pria itu disekolahkan lagi oleh ayahanda dan ibunda sampai mendapat
gelar S1 lalu dimasukkan kerja lah pria tersebut dengan ibunda saya di
sebuah isntansi pemerintah lalu menjadi pns di dinas pekerjaan umum
selang beberapa tahun setelah 3 tahun bekerja pria tersebut menjadi cool entah dari mana awalnya
sang pria tersebut pamit kepada ayahanda untuk mengajak saya ke
pekan raya jakarta dithn 1978 dan saya pun mau padahal saya tidak suka
krn pria tersebut sangat norak , saya mau ikut krn memang ingin janjian
dengan teman saya sekolah yang bernama anto untuk bertemu didepan
sarinah thamrin
begitu sampai di depan thamrin ketemulh saya dengan anto lalu mas man saya suruh jalan sendiri tapi dengan
lugu dan takutnya saya kenapa napa dia ikuti saya jalan kemana aja
sampai anto bilang In tu kasih tau tkng kebon loh itu supaya plng tapi
dengan tegasnya mas man langsung bentak anto " He kamu itu kan cuma
teman sekolah saya ini calon suami dari rini jadi jangan macam macam ya
"
dengan heran nya saya sampai terkejut dengan ucapannya itu
singkat cerita pulanglah saya kerumah lalu dengan nada marah dan
benci saya bercerita kepada mbah putri bahwa saya dibuat malu oleh
ngengeran ibunda , lalu mbah putri bilang yo uwes ora usah keloro loro
wong bocah iku wes ngelamar karo ayahandan lan ibunda sampun nerimo
lamaran mas man utowo rini ora ngerti iku ora opo opo sajane bocah putri
ora isso nolak . habis lah kebebasan saya untuk dekat dengan anto
nah pas selesai sekolah menjelang kuliah saya menikahlah ditgl 15
juli 1979 lalu pindah rumah pada tgl 10 oktober 1979 ke perumnas
karawaci lalu 10 juli 1980 melahirkan putri pertama yang diberi nama
rika putri andadari
dibulan januari 1981 saya dipanggil bekerja di kntor pajak jakarta
selatan 1 lalu bekerjalah saya sebegai tenaga honor sampai ada ujian
pns ditahun 1983 dan diangkat menjadi pns per april 1983
lalu pada 18 juni 1984 lahirlah putri ke 2 yang bernama sari vina handayani
nah ALLAH SWT mungkin mempunyai rencana lain dengan jan hidup saya
pada tahu 1985 menjelang 1 tahunnya putri 2 saya itu terjadi peristiwa
yang mungkin tidak pernah saya lupakan sampai saat ini dan hanya saya
dan ALLAH SWT yang tau hingga ajal menjemput mas man semua sudah saya
maafkan dan lupakan
karena itu berkat bimbingan mas edy yang dasar agamanya kuat dan saya tidak boleh mendendam
ditahu 1986 saya pindah kantor kekantor sudin pariwisata jakarta
barat lalu berkenalan dengan mas sularsono asli gunung kidul setelah
berkenalan 1 bulan mas edy melamar saya langsung dengan berkata kamu mau
nda jeng rini menjadi istri saya lalu dengan tegas saya tolak krn saya
mempunyai 2 putri yang msh kecil dan takut dengan pria jawa selang 3
bulankemudian mas edy melamar saya langsung didepan ibunda lalu saya
jawab ia karena ia berjanji mau sayang dengan 2 putri saya , dan
mengakui anak saya sebagai anak kandungnya sendiri dan itu dibuktikan
dengan kasih sayang yang tulus kepada rika dan sari
hingga saya diberi 2 putri lagi niken dan nur kholifah
hingga ALLAH SWT menjemput Drs H SEMEDI SULARSONO pada tanggal 10 pebruari 2007 jam 20.00wib
nah mulai dari situ hingga kini sudah banyak lah yang saya alami kebahagian hidup yang allah brikan pada saya
dimana di tahun 1999 saya diajak umroh dari kantor bersama suami
lalu ditahun1997 diangkat menjadi lurah dimeruya selatan hingga tahun
2004 ditahun 2003 saya pergi haji ke baitullah dan meninggalkan anak
paling kecil berusia 6 tahun dan sudah duduk dikelas 2 sd dan menangis
sampai tidak tega melihatnya
hingga saat ini saya sangan bersyukur dengan ALLAH SWT yang banyak memberikan kenikmatan dunia
semoga semua yang ALLAH SWT berikan itu menjadi kekuatan diri saya saat ini amin ya Robb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar